23Aug, 2011

Digital habits changing in Asia

Digit_tvSINGAPORE: Burson-Marsteller menemukan bahwa digital habits di kawasan Asia Pasifik telah berkembang pesat. Hal ini di karenakan mulai digunakannya sosial media dan search engine setempat atau lokal dan internasional yang melibatkan konsumen local.

Burson-Marsteller memperkirakan ada nya 1,9juta pengguna internet di kawasan Asia Pasifik, dengan tingkat penetrasi 58%. Burson-Marsteller juga menemukan fakta bahwa setiap negara di APAC memiliki tingkat pertumbuhan hingga mencapai 100% pada tahun 2000-2010 dengan pertumbuhan yang paling pesat terdapat di vietnam hingga mencapai persentase 12,000%Tetapi masih terdapat kesenjangan yang cukup lebar dalam penggunaan internet pada setiap Negara.

Ranking paling atas dipegang oleh Korea Selatan, di mana 81,2% penduduknya adalah pengguna aktif internet. Jika dibandingkan dengan total 35,6% di China, 16,5% di Indonesia dan 8,2% di India, dimana ketiga negara ini memiliki populasi yang besar dan ini dapat mendorong perkembangan pengguna internet di asia secara signifikan.

RenRen adalah sosial network paling popular di China yang memiliki 131juta user, CyWorld mendominasi Korea Selatan dengan memiliki 18juta user, Zing menjadi yang paling popular di Vietnam dengan jumlah pengguna 15juta user, Jepang memiliki sosial network Mixi dengan jumlah user 14,5juta dan Wretch menjadi yang nomor satu di Taiwan dengan jumlah 9 juta user.

Facebook tetap memimpin pasar social media dengan 38,8 juta member di Indonesia, 29,4juta di India, 25,3juta di Filipina dan lebih dari 10juta pengguna di Malaysia, Thailand dan Australia.Dengan penetrasi pasar yang paling tinggi dibandingkan dengan website yang lain, Facebook berhasil mencapai angka 91.5 di filipina, 82,2 di singapura, 75% di Thailand dan Malaysia, 70% di Australia dan Indonesia, dan 5,18% di India.

Search engine juga menjadi yang tertinggi pada beberapa negara. Baidu mencapai 88.9 di China, Naver sebanyak 84% di Korea Selatan dan Yahoo sebanyak 92,2% di Taiwan, 84,5% di Hongkong, 81,3% di Jepang.

Secara garis besar, social media menunjukkan lebih banyak jumlah pengguna dibandingkan dengan media online tradisional dan ini menandakan kebangkitan daripada generasi baru alat komunikasi online.

Hal yg unik dari China adalah 5 website terbanyak yang diakses adalah website lokal seperti Youku, Sina, Taobao, QQ dan Baidu. Hal ini dikarenakan regulasi dari pemerintah china yang mengatur ketat akses internet warganya.

Bob Pickard, Presiden atau CEO dari Burson-Marsteller Asia Pasifik mengungkapkan bahwa “Keanekaragaman kami sangat luar biasa, dengan 2000 bahasa, banyaknya etnis, ras, bangsa, dan wilayah geografik yang berbeda.”

“Mungkin tidak ada benua lain yang sedinamis asia pasifik dan ini menunjukkan adanya momentum atau peningkatan tren terhadap social media.”

Sumber: WARC.com