01Oct, 2011

Kampanye "So Kodak"

SOKodakSelama hampir 10 tahun Kodak memimpin industri, menyediakan kameradigital berkualitas dan terjangkau untuk konsumen. Beberapa tahunterakhir, Sony dan Nikon berhasil merebut pangsa pasar yang signifikandengan memperkenalkan kamera yang trendy dengan harga kompetitif,didukung oleh selebritas seperti Taylor Swift dan Ashton Kutcher.

Merespon persaingain ini, Kodak mengadakan riset untuk menemukankebutuhan konsumen yang belum terpenuhi. Ternyata 55% pembeli kameradigital pernah bertukar foto dan video secara virtual. 48% merasaproses bertukar foto tersebut tidak mudah, dan mau membayar lebihuntuk kamera yang memudahkan proses bertukar foto. Menurut merekabrand Kodak memiliki posisi yang khusus di kalanan komunitas urbanmuda. ” So Kodak (Kodak sekali)” menjadi sebutan untuk momen-momenkhusus yang menyenangkan dan perlu di “share”.

Maka Kodak pun menciptakan “Share Button”, sebuah tombol yangmemudahkan konsumen mengirim foto dan video ke Facebook, YouTube dansitus sosial lainnya. Komunitas urban muda, yang dianggap sebagaikomunitas yang mampu mempengaruhi segmen pasar yang lebih luas,dipilih sebagai sasaran utama dari kampanye peluncuran kampanye “SoKodak” yang melibatkan superstar kenamaan dunia.

Peluncuran

1. Pra peluncuran

Kegiatan pra peluncuran ditujukan untuk menciptakan buzz dan rasapenasaran di kalangan khalayak sasar, media dan para pembangun opini.Melalui inovasi terbaru “Share Button”, Kodak membangun brandassociation yang unik untuk menghadapi Sony dan Nikon.

  • Kegiatan pra peluncuran meliputi:
  • Menciptakan dan menyebarluaskan MMR yang terhubung dengan artis danakun media sosial Kodak
  • Peliputan behind-the-scenes (belakang layar) oleh channel hiburannasional dari pengambilan film iklan
  • Memberikan pemaparan khusus kepada media musik, hiburan, lifestyle(yang terikat Non Disclusure Agreement)
  • Mendistribusikan foto dan b-roll dari kegiatan belakang layar pengambilan film iklan melalui media dan social media
  • Mendorong artis-artis yang menjadi mitra dalam kampanye ini untuk bercerita mengenai kampanye ini melalui media sosial
  • Bermitra dengan artists camps, blog dan media online, mengundangkhalayak sasar untuk mendapatkan tiket dan produk gratis
  • Bermitra dengan stasiun radio untuk menyediakan MC untuk acara peluncuran 

2. Peluncuran

Acara peluncuran kampanye “So Kodak” bertujuan untuk langsung menyasarkonsumen, menghidupkan kampanye “So Kodak” untuk memperkenalkan “ShareButton” sebagai satu-satunya cara untuk berbagi status yang “SoKodak”. Untuk memberikan alasan konsumen untuk berbagi, acara dibuatekslusif, hanya dapat dihadiri oleh mereka yang berhasil mendapatkan undangan.

  • Peluncuran diadakan di New York, disertai beberapa kegiatan:
  • Mengundang konsumen VIP dan mitra media ke belakang panggung untukmendapatkan kesempatan tanda tangan dan berfoto bersama para artis
  • Mengundang selebritas dan 200 media untuk meliput acara peluncurankampanye “So Kodak”.
  • Mengundang blogger dan media-media utama untuk mengadakan wawancaraeksklusif dengan para talent di karpet merah sebelum acara
  • Memilih ratusan fans melalui akun sosial para talent, acara radiodan blogger untuk diundang ke acara peluncuran. 

Acara peluncuran yang menampilkan Rihanna, Drake, Trey Songz danPitbull sebagai duta Kodak, berhasil secara efektif meluncurkanKampanye ‘So Kodak”, memperkenalkan “Share Button” kepada khalayaksasar, membangun brand loyalty di kalangan urban muda.

Evaluasi keberhasilan peluncuran “So Kodak”

1. Awareness yang dibangun:

  • 376 artikel berhasil diciptakan dari kegiatan ini dalam seminggusetelah acara peluncuran, menciptakan lebih dari 260 juta impresi dimedia-media utama, termasuk WSJ.com, Entertainment Tonight, MTV, JustJared dan Essence.com.
  • 8 wawancara eksklusif belakang layar dengan channel TV dan blog yangmenyasar urban muda berhasil diadakan untuk setiap versi iklan untukartis yang berlain-lainan, termasuk dengan Fuse, Popeater, AOL Latinodan Entertainment Tonight, menghasilkan hampir 12 juta impresi
  • Pemaparan dengan 8 blog yang berpengaruh terhadap khalayak sasartermasuk Rap-up, Bossip, dan The Source, menghasilkan hampir 7 jutaimpresi
  • 7 skema kemitraan dengan para pembangun opini online di kalanganurban muda, termasuk People.com, Latina, Billboard.com, dan XXL,berhasil diadakan untuk membagikan tiket acara dan produk, menciptakan 5.5 juta impresi

2. Engagement yang berhasil diciptakan

  • MMR yang dibangun untuk kampanye ini berhasil menarik 5.000 page views
  • Menarik 1 juta twitter follower dan 8 juta Facebook fans untukmendapat kesempatan menghadiri acara eksklusif dan melihat konten dari peliputan belakang layar
  • Hampir 500.000 konsumen berpartisipasi untuk mendapatkan produk dan tiket gratis.

Situs tiket dibombardir konsumen dan tiket pun habis dalam 30 menit.

3. Kehadiran pada acara

Lebih dari 500 fans menghadiri acara peluncuran eksklusif “So Kodak”

Analisa Beberapa elemen keberhasilan kampanye ini mencakup:

  • Inovasi yang didasarkan pada riset yang berhasil menemukan insightkonsumen, menciptakan inovasi yang benar-benar relevan bagi konsumen,memenuhi kebutuhan yang belum terpenuhi. Inovasi ini berhasil menjadi”pembeda” bagi Kodak dalam industrinya- Pilihan target konsumen yang berhasil menciptakan buzz danmempengaruhi segmen pasar yang lebih luas.
  • Pesan-pesan yang didasarkan pada hasil riset berhasil menarikkonsumen yang disasar secara efektif. Pesan-pesan tersebut benar-benarmenyentuh keinginan yang belum terpenuhi sebelumnya, menjawabpermasalahan selama ini, dan benar-benar diinginkan dan dicari olehkonsumen.
  • Kegiatan pra peluncuran dengan peliputan belakang layarnya yangberhasil menarik perhatian dan membuat penasaran para calon konsumen,para pembangun opini dan media
  • Pilihan blog, media, pembangun opini yang tepat, berhasil menjangkaukhalayak sasar secara efektif.
  • Pilihan artis yang menjadi duta Kodak, yang dilibatkan untuk turutmenciptakan buzz dan menarik perhatian khalayak sasar sejak tahap prapeluncuran

Secara umum, dapat disimpulkan bahwa kampanye “So Kodak” berhasil diluncurkan dengan baik, karena Kodak sebagai brand mau mendengarkan,mencari kebutuhan konsumen, dan berhasil secara tepat memenuhikebutuhan tersebut, baik dari sisi produk, maupun dari sisikomunikasi. Hal itulah yang membuat konsumen pun berbondong-bondongmenyambut baik kehadiran Kodak dan menempatkan Kodak pada posisi yangunik, unggul dalam kompetisi kamera digital.

Bagaimana dengan brand anda? Sudahkah anda mendengarkan, memonitor,mencari kebutuhan dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut dari sisi inovasi produk dan komunikasi?