11Feb, 2014

Transformasi Dari Dalam

transformasi 1Banyak hal memaksa perusahaan untuk terus melakukan transformasi, antara lain peraturan pemerintah, perubahan teknologi dan trend konsumen. Pada dasarnya memang setiap perusahaan, harus terus siap melakukan transformasi untuk dapat memenangkan persaingan. Ingat, bukan yang terbesar, tapi yang tercepat beradaptasi dengan perubahanlah yang akan memenangkan persaingan dalam dunia apapun.  

Salah satu contoh kasus transformasi yang sangat menarik adalah transformasi yang dilakukan oleh sebuah perusahaan minuman multinasional. Ketika perusahaan ini mengalami penurunan sales dan pertumbuhan pendapatan selama beberapa tahun berturut-turut, mereka mengadakan “Manifesto for Growth” yang menelurkan kampanye transformasi “Blog Blast 2006.”

Riset

Berdasarkan riset “Global Insight Survey” ternyata berbagai perubahan eksternal menyebabkan banyak tantangan dalam perusahaan. Perusahaan minuman ini kemudian menentukan beberapa prioritas transformasi berdasarkan hasil riset tersebut. Blog kemudian dipilih karena sifatnya yang sangat demokratis. Setiap orang, dari office boy sampai CEO bisa membuat blog sendiri. Blog juga bisa menjadi sarana komunikasi ke dalam dan luar perusahaan, bahkan sarana komunikasi korporat dan pemasaran yang efektif.

Blog Blast 2006 ditujukan untuk:

– mengakselerasi transformasi usaha dengan membangun inspirasi, komitmen dan passion karyawan

– melibatkan karyawan dalam pembangunan strategi usaha dan membangun pemahaman akan pentingnya peranan setiap karyawan dalam membangun keberhasilan perusahaan

– membangun kolaborasi bersama seluruh karyawan untuk membangun nilai-nilai yang membuat perusahaan unik dan kompetitif

Perencanaan

Untuk membangun dukungan dari berbagai pihak di dalam, dilakukanlah:

– Edukasi yang intensif mengenai permasalahan yang dihadapi perusahaan dan bagaimana setiap karyawan dapat berkontribusi untuk menjadi “agen perubahan” dalam menghadapi permasalahan tersebut

– Edukasi mengenai blogging dan manfaatnya bagi pribadi karyawan serta perusahaan

– Promosi kampanye yang intensif, dilakukan oleh tim kampanye global yang memiliki anggota di seluruh wilayah cakupan perusahaan untuk melokalisasi bahasa serta membangun dukungan karyawan setempat

Edukasi yang dilakukan oleh korporasi sangtlah intensif. Berbagai materi promosi digunakan termasuk poster, memo korporat, presentasi, artikel, intranet, undangan khusus melalui email, iklan TV plasma dan tutorial melalui video.

Eksekusi

Pada saat Blog Blast dimulai, seluruh karyawan menerima email yang menandakan dibukanya blog blast, dan mengundang seluruh karyawan menulis mengenai nilai-nilai usaha serta perilaku yang dibutuhkan untuk menang dan tumbuh pesat.

Blog Blast ini dimoderasi oleh dua eksekutif yang mengomentari setiap blog yang dibuat dan mengirimkan pertanyaan setiap hari untuk memancing percakapan.

Polling pun diadakan setiap hari untuk menggali secara dalam persepsi karyawan mengenai berbagai topik diskusi mengenai budaya usaha yang telah disiapkan sebelumnya

Hasil

Hasilnya ternyata sangat memuaskan. Berbagai diskusi Blog Blast ini berhasil memicu 29 tema diskusi, dan mencetuskan 41 jenis perilaku unik, yang menjadi dasar dari identifikasi perilaku yang terkait dengan nilai-nilai usaha. Masukan ini diinternalisasi dalam SOP (Standard Operating Procedure – Prosedur Standar Operasi) dan proses manajemen kinerja.

Kampanye ini berhasil melibatkan 2,409 karyawan di 45 negara dan menghasilkan 136,862 halaman web. Riset paska kampanye menunjukkan bahwa perusahaan berhasil meningkatkan berbagai area transformasi yang sebelumnya menjadi tantangan.

Dengan adanya kampanye ini manajemen puncak berhasil memahami kebutuhan karyawan dan pandangan mereka terhadap pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Nilai saham pun meningkat lebih tinggi dari prediksi Wall Street selama 8 kwartal berturut-turut saat itu.

Nah, siapkah anda untuk melakukan transformasi dari dalam? Perubahan pasar dan industri saat ini terjadi sangat cepat, aspirasi pasar, peraturan pemerintah ataupun perubahan teknologi perlu terus diantisipasi dan tak dapat dihindarkan. Dalam era “People Power” saat ini, tak ada jalan lain selain memberdayakan setiap pihak yang berkepentingan dalam usaha kita untuk turut berkontribusi dalam kemajuan perusahaan.

Dalam kasus perusahaan waralaba hal ini menjadi lebih penting lagi karena pihak internal tidak hanya melibatkan karyawan namun juga pemilik-pemilik usaha independen yang perlu bersama menjunjung tinggi visi, missi, budaya usaha dan nilai-nilai usaha sebagai faktor utama keunikan dan keunggulan karyawan. Tak ada jalan lain selain memberdayakan mereka semua sebagai“change agent” yang sadar benar akan nilai penting keterlibatan mereka dalam proses transformasi untuk kemenangan bersama.

Sumber gambar : http://www.pnnl.gov/science/highlights/highlight.asp?id=1112