09Mar, 2017

Memperingati Hari Ginjal Sedunia 2017 Penyakit Ginjal dan Obesitas – Gaya Hidup Sehat Untuk Ginjal Sehat

Peringatan Hari Ginjal Sedunia 2017 mengajak masyarakat mencegah obesitas dan bergaya hidup sehat sejak awal untuk menurunkan risiko Penyakit Ginjal Kronis.

 

Jakarta, 8 Maret 2017 – Pada tanggal 9 Maret 2017 akan kembali berlangsung peringatan Hari Ginjal Sedunia (World Kidney Day), sebuah acara peringatan hasil inisiatif bersama dari International Society of Nephrology dan International Federation of Kidney Foundations yang berfokus untuk meningkatkan kesehatan ginjal serta mengurangi kejadian dan dampak penyakit ginjal di seluruh dunia. Memasuki tahun ke-12, peringatan Hari Ginjal Sedunia kali ini mengangkat tema “Penyakit Ginjal dan Obesitas”.

“Obesitas berpotensi untuk menimbulkan gangguan kesehatan dan meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes dan hipertensi, dua penyakit yang merupakan faktor risiko tertinggi Penyakit Ginjal Kronik. Karena itu, peringatan Hari Ginjal Sedunia tahun ini berfokus pada edukasi tentang risiko obesitas dan hubungannya dengan penyakit ginjal, menganjurkan gaya hidup sehat, dan rekomendasi strategi pelayanan kesehatan untuk mengatasi besarnya beban yang disebabkan obesitas dan penyakit ginjal,” ungkap dr. Dharmeizar, Sp. PD-KGH, Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI).

foto-21

Menurut statistik terbaru dari WHO, pada 2014, prevalensi obesitas di dunia telah mencapai lebih dari dua kali lipat dari tahun 1980. Sekitar 600 juta orang dewasa di dunia menderita obesitas, sementara anak-anak di bawah 5 tahun yang mempunyai berat badan berlebih dan obesitas mencapai 41 juta orang. Tingginya jumlah penderita obesitas ini menunjukkan tingginya potensi penderita Penyakit Ginjal Kronik (PGK) di masa depan.

Salah satu langkah utama untuk menghindari Penyakit Ginjal Kronik adalah dengan mencegah obesitas dan menurunkan berat badan. Cara yang paling efektif adalah menjalani gaya hidup sehat dan menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga teratur, banyak beraktivitas fisik, dan pola makan yang sehat. Membiasakan anak-anak untuk bergaya hidup sehat juga dapat membantu mencegah kelebihan berat badan yang tak terkontrol yang dapat memicu obesitas saat dewasa.

 

Dukungan Fresenius Medical Care Indonesia untuk Hari Ginjal Sedunia 2017

Fresenius Medical Care, penyedia produk dan layanan medis untuk pasien dialisis yang terintegrasi dan terbesar di dunia, kembali mendukung peringatan tahunan Hari Ginjal Sedunia di seluruh dunia. Fresenius Medical Care Indonesia menjadi partner PERNEFRI untuk peringatan Hari Ginjal Sedunia 2017 yang acara puncaknya berlangsung pada 12 Maret 2017.

“Fresenius Medical Care Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup pasien PGK di Indonesia melalui produk dan pelayanan yang berkualitas. Untuk menguatkan komitmen tersebut, kami menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) dengan Kementrian Kesehatan RI. Berdasarkan salah satu ruang lingkup dari MOU tersebut, kami akan membantu mempromosikan peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat, terutama dalam mencegah penyakit ginjal dan faktor risikonya. Salah satu bentuknya adalah edukasi tentang menjaga ginjal sehat dengan bergaya hidup sehat sejak dini lewat program The Kidney Kid,” jelas Hermawan Angkawijaya, Managing Director Fresenius Medical Care Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen Fresenius Medical Care Indonesia untuk berperan aktif mengedukasi masyarakat dan tenaga kesehatan tentang gaya hidup sehat untuk kesehatan ginjal. Untuk ke depannya, kami juga mengajak berbagai pihak dari sektor swasta untuk berpartisipasi aktif mengadakan program edukasi kesehatan ginjal sehingga dapat membantu mengurangi faktor-faktor risiko Penyakit Ginjal Kronik,” ungkap dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid, Kepala Sub Direktorat Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Kementrian Kesehatan RI.

Untuk peringatan Hari Ginjal Sedunia 2017 ini, Fresenius Medical Care Indonesia bekerjasama dengan cabang-cabang PERNEFRI di daerah dan rumah sakit di beberapa kota besar untuk melakukan lebih dari 10 aktivitas edukasi. Selain itu, Fresenius Medical Care Indonesia juga mengajak masyarakat untuk menurunkan risiko terkena PGK dengan melakukan pencegahan obesitas sejak awal, dimulai dari usia anak-anak melalui karakter kartun superhero bernama The Kidney Kid.

Dikemas dalam bentuk edutainment, program The Kidney Kid mengedukasi anak-anak dan orang tua tentang pentingnya ginjal dan menjaganya agar tetap sehat. The Kidney Kid mengajak anak-anak untuk menjalani gaya hidup sehat di antaranya dengan rutin berolahraga, banyak beraktivitas di luar rumah, banyak mengonsumsi buah dan sayuran segar, dan minum air putih yang cukup. Edukasi dilakukan dengan cara yang menyenangkan, seperti lewat video animasi dan buku aktivitas.

 

Tentang Fresenius Medical Care Indonesia

Fresenius Medical Care adalah penyedia produk dan layanan untuk pasien penyakit ginjal yang terbesar di dunia. Fresenius Medical Care menyediakan solusi yang komprehensif untuk pasien PGK di seluruh Indonesia dan dunia melalu penyediaan teknologi, produk, pendidikan dan keahlian secara klinis maupun teknis. Di seluruh dunia, Fresenius Medical Care telah melayani 306.366 pasien, melakukan pelayanan dialisa sebanyak 45 milyar, memiliki 3.579 klinik dialisa, dan 37 fasilitas produksi.

Fresenius Medical Care Indonesia merupakan anak perusahaan dari Fresenius Medical Care AG & Co.KGaA Jerman. Saat ini, Fresenius Medical Care merupakan pemimpin pasar pelayanan penyakit ginjal di Indonesia, menyediakan peralatan dialisis dan produk yang terkait di lebih dari separuh rumah sakit yang melayani dialisis.